Skip to main content

Kegunaan, keunggulan dan kelemahan Corel Draw Softwere

Corel Draw adalah Suatu program yang baik tentu saja memiliki keunggulan yang signifikan. Beberapa keunggulan program Corel Draw antara lain adalah:
  • Gambar yang dihasilkan dengan vektor atau berbasis vektor bisa ditekan pada tingkat yang paling rendah namun hasilnya tidak kalah dengan gambar yang berbasis bitmap atau raster.
  • Penggunaan Corel Draw, terutama pada tool-tool yang ada di dalamnya sangat mudah dipahami oleh penggunanya, bahkan oleh orang yang baru pertama menggunakannya.
  • Corel Draw sangag baik untuk mengkolaborasikan antara tulisan dengan gambar, seperti layaknya Adobe Potoshop.
  • Banyaknya pengguna Corel Draw, membuat adanya komunitas dengan jumlah anggota yang besar. Hal ini akan membuat kita tidak kesulitan jika ingin mempelajari Corel Draw lebih mendalam karena banyak ditemukan tutorial, tips dan trik yang diproduksi oleh pengguna lain.

Kegunaan dari program Corel Draw

Jika berbicara masalah kegunaan Corel Draw, sebenarnya ada cukup banyak dan bahkan bisa dikatakan sangat banyak. Namun bagi para penggunanya, program Corel Draw seringkali dimanfaatkan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan dibawah ini, yaitu:
  1. Menciptakan desain logo atau simbol, yang mana ini adalah kegunaan Corel Draw yang paling banyak dimanfaatkan oleh penggunanya, terutama pembuatan logo dua dimensi karena kemudahannya dalam mengolah garis dan warna.
  2. Membuat desain undangan, brosur dan lain-lain juga menjadi suatu kegunaan dari program Corel Draw. Media publikasi offline lainnya juga menggunakan Corel Draw sebagai alat untuk mendesain. Corel Draw memiliki banyak jenis font yang dapat memudahkan desainer untuk mengeksplorasi imajinasi desain dan tulisan yang akan dibuat.
  3. Membuat cover buku juga dapat dilakukan di Corel Draw. Dengan Corel Draw maka tugas desain akan menjadi mudah karena dapat memanfaatkan desain sampul dan teknik pewarnaan yang lebih sempurna oleh Corel Draw. Detail gambar pun akan terlihat lebih jelas.
  4. Pembuatan gambar ilustrasi juga dapat dilakukan dengan Corel Draw. Gambar yang dihasilkan lebih berkualitas, terutama ketika berhubungan dengan lengkungan, garis atau sudut. Ukuran yang diperoleh dijamin sangat akurat.
Demikian adalah beberapa contoh kegunaan Corel Draw, yang mana selain itu masih banyak kegunaan yang lain. Mungkin anda bisa menambahkan kegunaan Corel Draw yang telah anda lakukan sendiri. Yang jelas program Corel Draw ini adalah program yang sangat populer dan banyak digunakan oleh orang. Hampir semua komputer terinstall program Corel Draw

Keunggulan Program Corel Draw
Suatu program yang baik tentu saja memiliki keunggulan yang signifikan. Beberapa keunggulan program Corel Draw antara lain adalah:
  1. Gambar yang dihasilkan dengan vektor atau berbasis vektor bisa ditekan pada tingkat yang paling rendah namun hasilnya tidak kalah dengan gambar yang berbasis bitmap atau raster.
  2. Penggunaan Corel Draw, terutama pada tool-tool yang ada di dalamnya sangat mudah dipahami oleh penggunanya, bahkan oleh orang yang baru pertama menggunakannya.
  3. Corel Draw sangag baik untuk mengkolaborasikan antara tulisan dengan gambar, seperti layaknya Adobe Potoshop.
  4. Banyaknya pengguna Corel Draw, membuat adanya komunitas dengan jumlah anggota yang besar. Hal ini akan membuat kita tidak kesulitan jika ingin mempelajari Corel Draw lebih mendalam karena banyak ditemukan tutorial, tips dan trik yang diproduksi oleh pengguna lain.
Kelemahan Program Corel Draw
  1. memakan memori dan resource lain yang sangat besar apalagi bila gambar yang sedang dibuat mempunyai detail yang banyak. Pada PC yang low end penggunaan CDR sering menimbulkan pesan ‘crash’ pada system bahkan dalam proses effect bevel/emboss dalam PC yang bagus pun dapat timbul ‘hang’.
  2. besar file yang dibuat membengkak
  3. warna yang dicetak tidak akurat (tidak sesuai dengan tampilan layar) pada beberapa jenis printer
  4. dalam pembuatan objek table tidak semudah membuat table dalam MS Word. Yaitu dengan cara yang sangat manual
  5. apabila ada penggabungan objek vector dan photo/bitmap kualitas cetakannya kurang memuaskan, misalnya membuat cover buku yang terdapat objek text dan photo.
  6. kompatibilitas versi CorelDraw banyak kendala dalam sharing ke versi lainnya.

Apa itu Vektor & Bitmap ?

Dalam dunia grafika (disain grafis) dikenal 2 macam grafik, yaitu grafik vektor dan grafik bitmap.
Berikut penjelasan dari masing – masing istilah di atas :
1. Grafik Vektor
Grafik Vektor adalah grafik yang dibentuk dengan menggunakan garis-garis dan kurva berdasarkan rumus matematik. Tampilan gambar berdasarkan perhitungan koordinat geomitris gambar tersebut. Grafik dengan tipe vektor ini banyak digunakan dalam pembuatan disain teks dan logo.
Kualitas hasil tampilan vektor tidak tergantung pada tinggi rendahnya resolusi grafik tersebut. Artinya, gambar vektor bisa diubah-ubah ke dalam ukuran sebesar apapun tanpa menambah resolusi namun tampilan grafik tetap tajam dan halus(tidak pecah). Di samping itu, grafik vektor juga tidak membutuhkan ruang penyimpanan (kapasitas) yang tinggi sehingga media penyimpanan tetap rendah. Grafik vektor memiliki bentuk file dengan format *.eps, pdf, *.wmf atau sesuai dengan aplikasi program yang digunakan. Dalam program aplikasi, grafik vektor menjadi dasar aplikasi pada program Macromedia Freehand, Corel Draw, Adobe Illustrator, Adobe Pagemaker. Selain program grafis di atas, program aplikasi Ms. Office juga berbasis vektor. Grafik vektor bisa diadaptasi ke grafik bitmap.
2. Grafik Bitmap
Grafik bitmap dikenal juga dengan istilah grafik raster. Raster arti sederhanna adalah kumpulan titik-titik yang disebut dengan pixel (picture element). Pixel-pixel tersebut ditempatkan pada lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri dan secara keseluruhan membentuk tampilan gambar.
Tampilan bitmap mampu menghasilkan kehalusan gradasi dan warna dari sebuah gambar seperti foto, lukisan, dan sejenisnya. Namun tipe ini mempunyai kelemahan yaitu sangat tergantung pada jumlah resolusi yang biasanya ditentukan dengan satuan dpi (dot per inch) dan lpi (line per inch). Setiap gambar sudah memiliki ketentuan jumlah resolusi (pixel) yang pasti. Artinya sebuah gambar dengan pixel tertentu akan nampak kurang detil atau pecah-pecah jika ukuran gambar tadi diperbesar atau resolusinya diperkecil. Format ini juga memerlukan ruang penyimpana yang lebih besar daripada tipe vektor. Dalam bentuk file, grafik bitmap ini memiliki format *.bmp, *.GIF, *.jpeg, *.jpg, *.png, *tif, dll. Semua gambar yang dihasilkan melalui camera digital dan scanner memiliki format file ini dengan standar resolusi (pixel) hanya 72 dpi. Program aplikasi yang cocok dan paling banyak digunakan untuk mengedit tipe grafik ini adalah program Photoshop.
Teknik menggambar kurva bebas dalam CorelDRAW, termasuk pula dalam program berbasis CAD (
Computer Aided Design ) lainnya, ada 2 macam, yaitu:
1.Point to Point
adalah teknik menggambar dengan menggunakan klik tombol kiri mouse pada titik tertentu. Titik atau simpul tertentu ini disebut node.
2. Dragging
Istilah dragging ini tidak asing lagi dalam penggunaannya, yaitu menekan tombol kiri mouse sambil digeser. Untuk teknik dragging, dapat menggunakan tollbox lain yaitu Freehand Tool. Dragging dilakukan di atas kanvas sampai selesai.

Comments

Popular posts from this blog

Jenis sistem kendali | close loop sistem kendali dan open loop sistem kendali

Dalam sebuah sistem pastinya ada beberapa jenis, dikarenakan siatem kendali yanh digunakan harus sesuai kebutuhan yang diinginkan. seperti halnya, sistem kendali juga mempunya jenis, diantaranya ada sistem close loop dan open loop. supaya mudah menjelaskan, amati dulu gambar dibawah ini. #CLOSE LOOP dalam sistem close loop yang mana sistem pengendalian dimana besaran keluaran memberikan efek terhadap besaran masukan, sehingga besaran yang dikendalikan dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan melalui alat pencatat. contoh penerapannya adalah lemari es, AC (air conditioner). #OPEN LOOP open loop adalah sistem kendali yang mana besaran keluaran tidak memberikan efek terhadap besaran masukan, sehingga besaran yang dikendalikan tidak dapat membandingkan terhadap harga yang diinginkan. contoh penerapannya adalah lampu lalu lintas, mesin cuci 2 tabung. Yang membedakan antara keduanya adalah adanya umpan balik dan tidak adanya umpan balik (sensor).

Waktu yang tepat untuk Belajar Cepat | Memfokuskan Otak untuk Belajar

Kalian pasti mengetahui setiap orang mempunyai cara tersendiri untuk mempelajari sesuatu, ataupun mereview pelajaran ataupun yang lain. tetapi terkadang kalian susah untuk memfokuskan diri untuk mempelajarinya. atau kalian merasa penuh dibenak kalian. tetapi apakah kalian sadar bahwa kalian bisa mempelajari ataupun mereview sesuatu dengan cepat dan lebih fokus dengan mudah.    Kuncinya adalah WAKTU WAKTU setelah TIDUR . kenapa kok bisa? Karena pada waktu tidur, otak akan beristirahat sekaligus bekerja aktif dalam mengumpulkan informasi yang telah diperoleh saat terjaga. Tidak jarang jika saat tidur seseorang akan bermimpi mengenai kehidupan nyata sehari-hari. kemampuan otak yang baik dalam menyimpan segala informasi tidak jarang akan merangsang kembali ingatan tersebut kedalam sebuah mimpi. dan saat tertidur, otak juga bekerja dengan baik dalam menyimpan sekaligus membuka kembali segala informasi yang telah ia peroleh.  Sehingga setelah Kalian bangun maka ota...

Coding Led dan Sound dengan Arduino Uno

Hai Guys.. Sekarang kita akan mempelajari tentang, bagaimana menghidupkan led dan sound bersama-sama, seperti layaknya sirine ambulan, mungkin kalian yang belum terbiasa ngoding arduino akan faham jika mempraktekan secara langsung, tidak sulit kok untuk mgndapatkan perlengkapannya. diantaranya. Arduino Uno ProjectBoard Led 5mm (1 buah) Resistor 330 ohm (1 buah) Sound 8 ohm 1 watt nah untuk perakitannya, kalian bisa melihat schematic dibawah ini. nah, setelah kalian semua selesai merakit seperti gambar diatas, silahkan copy coding dibawah ini, tetapi kalau kalian mau belajar dan menghafal codingnya, silahkan diketik sendiri. int led1=13;  //Pin led int sound=12;  //pin sound void setup(){   pinMode(led1, OUTPUT);  //inisialisasi pin led1 sebagai keluaran   pinMode(sound, OUTPUT);   //inisalisasi pin sound sebagai keluaran } void loop(){   digitalWrite(led1, LOW);  //led1, LOW -- berarti keadaan lampu led1 OFF   tone(sound, 2...